Selasa, 10 April 2012

Pekerjaan di Bidang Psikologi Menggunakan Media Komputer

Dalam keilmuan Psikologi Industri dan Organisasi, membahas tentang pengembangan manusia dan perilaku manusia dalm konteks industri organisasi, dan juga timbal balik antara individu dan organisasi tempatnya berkarya. Bagian HRD adalah salah satu pekerjaan dibidang Psikologi Industri dan Organisasi.  Human Resources Department atau biasa disebut HRD. Mungkin kebanyakan orang yang mendengar atau membaca kata-kata tersebut langsung terlintas di pikiran bahwa setiap orang yang bekerja atau mempunyai karir sebagai HRD adalah seorang yang memiliki gelar pendidikan dari Fakultas Psikologi.

Di Indonesia, banyak perusahaan yang besar ataupun perusahaan yang sedang berkembang masih ada kecenderungan memilih orang untuk posisi HRD itu harus memiliki latar belakang Psikologi. Banyak yang beranggapan bahwa lebih memilih orang yang memiliki latar belakang Psikologi yang paling tepat untuk menempati posisi HRD dikarenakan memang sudah di didik untuk dapat membaca bagaimana sifat dari perilaku tiap individu, teknik wawancara, dan hal lainnya. Akan tetapi tidak memperkecil kemungkinan karena sesungguhnya masih ada beberapa perusahaan besar atau pun kecil yang ada di Indonesia menempatkan orang diposisi HRD dengan orang yang mempunyai background pendidikan lainnya.

Seorang HRD Manager harus ahli menggunakan program Microsoft Office dan aplikasi HR yang terdapat dikomputer. Banyaknya pekerjaan HRD membuat karyawan divisi ini memiliki beban pekerjaan yang cukup berat, sehingga hal ini bisa mengakibatkan overload pekerjaan, human error serta penggunaan kertas yang berlebihan. HR Sistem mempunyai kemampuan untuk meminimalisasikan pekerjaan HRD ke dalam satu system yang terintegrasi, membuat semua pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan HRD yang tadinya dikerjakan secara manual dengan memakai aplikasi ini semua pekerjaan dapat dilakukan secara sistematis.

HROne System merupakan suatu sistem aplikasi computer yang dapat mendukung dan mengintegrasikan keseluruhan aktivitas HRD yang berhubungan dengan kepengurusan pegawai di perusahaan tersebut. Dengan adanya aplikasi ini, maka staf HRD lebih mudah untuk memasukan dan melihat setiap detail data karyawan serta karyawan tersebut dapat dengan mudah mengedit data pribadinya sendiri.

Sumber:

Sabtu, 24 Maret 2012

lamaran Pekerjaan Informatif dan tidak Informatif

Kali ini saya akan membahas mengenai lamaran pekerjaan yang bersifat informatif dan yang tidak informatif.

a.      JobDb.com
1. Saat pertama akan membuat akun, akan ada informasi yang menunjukkan untuk mengisi email yang valid

1.      2.  Jika email yang dimasukkan kurang valid, akan ada informasi yang keluar.


3.        3. Begitu juga saat mengisi password, akan di beri petunjuk untuk mengisi password yang valid


1.      
1.     4.  Jika password diisi salah, akan keluar seperti ini


1.      5. Jika password dan konfirmasi password diisi berbeda, akan keluar seperti ini
6.    6. Jika semua data telah diisi, namun tidak mencentang pilihan terakhir, maka akan keluar lagi peringatan 
1.       7.  Jika telah selesai, akan keluar seperti ini

      b. career.com
     1.      Disaat melakukan sign in, tidak ada petunjuk apa-apa yang diberikan. Seperti di bawah ini.
     2.   Lalu isi email dan password. Jika email diisi dengan satu huruf saja, begitupun dengan confirm password diisi dengan huruf yang sama. Akan keluar seperti ini.

bDari kedua situs lamaran tersebut, dapat terlihat mana yang informatif dan tidak informatif.
Situs yang pertama lebih memberikan banyak informasi dan petunjuk-petunjuk pengisian data yang valid. Hal ini berarti situs tersebut lebih informatif. Berbeda dengan situs yang kedua, sama sekali tidak memberikan petunjuk apa-apa. Hal ini berarti situs yang kedua kurang informatif.